STATISTIKA ITU ILMU TENTANG KEBENARAN, NAMUN STATISTIKAWAN DAPAT MEMBENARKAN ATAU MENGINGKARI

Oleh: Vinny Yuliani Sundara

Statistika merupakan salah satu rumpun ilmu matematika yang mempelajari bagaimana cara pengumpulan, pengolahan dan penyajian data, serta dapat mengambil suatu kesimpulan yang sah. Statistika di kalangan akademisi sudah tidak asing lagi. Statistikapun sudah bersahabat karib dengan tugas akhir, baik skripsi, tesis, maupun disertasi. Statistika juga sudah banyak diterapkan di berbagai disiplin ilmu, baik bidang sains maupun bidang sosial. Pada instansi pemerintah, statistika sering diaplikasikan pada sensus, survei, jajak pendapat, hitung cepat, dan berbagai aplikasi lainnya. Begitu banyak informasi disajikan dalam bentuk grafik, tabel, angka-angka, diagram, dan lain sebagainya. Segala sesuatu seolah kurang lengkap bila tak menyajikan data berupa statistik.

 

Menurut Nadiem Anwar Makarim (Mendikbud RI), perlu adanya rancangan kurikulum baru, yaitu kurikulum yang mengedepankan bahasa Inggris, psikologi, coding, dan statistika. Kurikulum baru ini diharapkan mampu untuk menjawab tantangan di era industri 4.0. Hal ini juga sejalan dengan Rancangan Peraturan Presiden tentang Satu Data Indonesia. Badan Pusat Statistika juga sedang mengembangkan Sistem Data Statistika Terintegrasi atau Simdasi yang merupakan implementasi dari penerapan prinsip-prinsip satu data. Maka, statistika memiliki andil yang cukup besar untuk dapat mewujudkannya.

 

Seseorang yang ahli di bidang statistika disebut sebagai statistikawan. Statistikawan sangat dibutuhkan di era Revolusi Industri 4.0 yang dikenal sebagai era Big Data. Seorang statistikawan dapat mengumpulkan berbagai macam data atau informasi yang berlimpah kemudian dianalisis dan diinterpretasikan menjadi sebuah informasi penting nan sederhana agar data tersebut dapat dipahami oleh semua insan. Prospek kerja sebagai statistikawan sangat besar di era industri ini, yaitu sebagai peneliti survey, market researcher, analisis anggaran, ahli biostatistik, analis riset operasional, dan berbagai ranah kerja lainnya.Seorang statistikawan tak lepas dari pengolahan data, yaitu manipulasi data ke dalam bentuk yang lebih berarti dan dapat dipahami tanpa mengubah data asalnya. Pengolahan data atau informasi yang benar dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan untuk mengambil suatu kebijakan, sehingga kebijakan tersebut benar dan tepat pada sasarannya.

 

Buku karangan Darrell Huff yang sempat fenomenal pada zamannya yaitu How to Lie With Statistics edisi revisi pada tahun 1973 yang terbit pertama kali pada tahun 1954. Buku inipun telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul yang sama yaitu “Berbohong dengan Statistik”. Ada beberapa hal dimana statistik bisa digunakan untuk berbohong, yaitu: sampel yang bias, ketidakpahaman dengan istilah statistik, dan penyajian statistik. Sampel yang bias bisa disebabkan ukuran sampel yang kecil atau pemilihan sampel yang tidak repsentatif, dimana hasil dari sampel yang bias tidak menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Dengan kata lain, hasilnya tidak berarti apa-apa. Terkadang beberapa istilah statistik juga dapat mengecoh, seperti: hubungan, margin of error, taraf nyata, rata-rata, dan lain sebagainya. Nilai tengah dalam statistika dapat berupa mean (nilai rata-rata), modus (nilai yang sering muncul), atau median (nilai tengah dari data terurut). Mean, median, dan modus bernilai sama ketika data tersebut berdistribusi normal. Lain halnya ketika data tidak berdistribusi normal, maka median lebih tepat digunakan daripada menggunakan mean. Penyajian statistik juga dapat mengecoh meskipun dari angka statistik yang benar, misalnya memperbesar salah satu skala pada diagram, baik sumbu vertikal maupun sumbu horizontal.

 

Menurut Disraeli ada tiga macam kebohongan: ngibul, bohong, dan statistik. Benar adanya bahwa statistikawan dapat membuat fakta tampak berbeda jika dirancang dengan metode yang keliru, sampel yang bias (dapat disebabkan ukuran sampel yang kecil atau sampel yang tidak representatif), pelaksanaan di lapangan yang tidak sesuai dengan yang direncanakan, analisis data yang tidak tepat dan berbagai permasalahan lainnya. Berbagai kendala yang dihadapi oleh statistikawan disebabakan faktor-faktor yang tak terduga mungkin dapat dimaklumi. Namun, hal ini sedikit riskan ketika hasilnya akan diperuntukkan sebagai bahan dalam pengambilan kebijakan. Sehingga ketika sampel tidak mewakili populasi (tidak representatif) dan ukuran sampel terlalu kecil, bagaimana mungkin statistik itu dapat dipercaya, karena hasilnya tak berarti apa-apa. Di lain sisi, terkadang statistikawan dipaksa oknum-oknum tertentu untuk mempublikasikan suatu data atau informasi yang bertujuan untuk menggiring opini, sehingga terjadi kebohongan publik yang kemudian ditelan mentah-mentah oleh masyarakat. Permintaan survei pesanan, dimana hasil dari survei harus sesuai dengan permintaan dari si "pemesan". Hal ini merupakan penghianatan statistikawan bagi statistika, sebab statistika merupakan ilmu tentang kebenaran.

 

Pada akhirnya, seorang statistikawan diharapkan dapat menyediakan data dan informasi, melakukan perhitungan, analisis, dan interpretasi data statistik dengan sebenar-benarnya sesuai dengan ilmu statistika. Data dapat disajikan sesuai dengan realita, lebih menarik (dengan tampilan grafik, diagram, dan lain sebagainya), mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat, serta interpretasi terhadap hasil yang tepat. Hasil dari prosedur statistika yang benar dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil suatu kebijakan. Kebijakan yang tepat diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada. Sehingga, sudah selayaknya seorang statistikawan secara fitrah memegang teguh janji setia pada kebenaran ilmu statistika untuk menjunjung tinggi kebenaran ilmu. Bukan untuk mengedepankan ego dan menutup seluruh indra atau bahkan menghianatinya

Baca juga

PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL DESA SECARA KOLEKTIF

“NODA” INVESTOR PADA INVESTASI SAHAM SYARIAH

PENDAFTARAN ANGGOTA GRUP WA INFORMASI LOWONGA PEKERJAAN

BIMBINGAN CENDEKIA LANGIT (BCL) CPNS 2021 TELAH DIBUKA

PENDAFTARAN ANGGOTA GRUP WA INFORMASI BEASISWA

Lihat semua